Pitch Deck
Hai, semua kali ini saya akan memberikan informasi tentang pengembangan startup, memiliki pitch deck adalah penting.
Pengertian Pitch Deck
Bersumber dari Visme, pitch deck adalah sebuah presentasi singkat yang menjelaskan gambaran umum mengenai rencana bisnis perusahaan.
Tujuan Pitch Deck
Tujuan dari dibuatnya pitch deck adalah untuk menarik investor agar mau membiayai atau mendanai startup yang dibuat.
Oleh karena itu, dalam membuat pitch deck tidaklah boleh asal-asalan. Tampilannya haruslah menarik dan informatif.
Lebih lanjut, dalam pitch deck biasanya terdiri dari beberapa slide dan menceritakan dengan jelas apa tujuan dan lingkup bisnis startup-mu.
Manfaat Pitch Deck
Kita bisa menjelaskan seperti apa produkmu kepada calon investor dan membuat mereka tertarik memberikan pendanaan untuk bisnismu.
Tak hanya untuk menjelaskan rencana bisnis, pitch deck juga bisa kamu gunakan saat bertemu dengan perusahaan lain untuk bekerja sama atau orang yang akan menjadi calon co-founder.
Slidebean menyatakan idealnya jumlah slide untuk unsur pitch deck adalah 10 slide. Kesepuluh hal tersebut diantaranya :
- Judul
- Permasalahan yang menjadi alasan perusahaan tersebut hadir
- Nilai lebih yang ditawarkan perusahaan
- Besaran market
- Model bisnis yang dijalankan
- Rencana pemasaran
- Analisis terhadap kompetisi bisnis yang dijalankan
- Team management
- Proyeksi keuangan
- Apa yang telah dilakukan, serta apa yang akan dilakukan jika mendapatkan pendanaan.
Tips dan Trik Pitch Deck
1. Gunakan aturan 10/20/30
Aturan yang cukup terkenal oleh Guy Kawasaki ini maksudnya adalah, pastikan slide-mu tidak lebih dari 10 slide, waktu presentasi tidak lebih dari 20 menit, dan ukuran font yang digunakan tidak kurang dari 30.
2. Awali dengan elevator pitch
Elevator pitch sendiri merupakan penjelasan yang luas dan singkat mengenai perusahaan. Sampaikan ini di awal dengan satu atau dua kalimat pembuka. Ini dapat menjadi daya tarik bagi calon investor untuk mengetahui lebih jauh perusahaanmu.
3. Masukkan demo
Hal berikutnya yang harus kamu perhatikan saat membuat pitch deck adalah demonstrasi produk.
4. Sampaikan kesempatan pasar yang akan diraih
Ide perusahaanmu mungkin luar biasa, namun, kamu harus menjelaskan mengapa ide tersebut cocok diterapkan di target pasar yang dituju.
5. Sampaikan bagaimana kamu bisa mendapatkan pemasukan
Selanjutnya, dengan ide yang luar biasa tersebut, kamu harus menyampaikan kepada investor bagaimana ide tersebut bisa mendatangkan pemasukan bagi perusahaanmu.
6. Masukkan elemen grafis
Masukkanlah sedikit elemen-elemen pendukung berupa grafis atau gambar agar lebih menarik. Hal ini penting terutama jika sedang menjelaskan hal-hal yang cukup berat seperti target pasar dan sebagainya.
7. Sampaikan lebih dalam tentang poin-poin utama
Seorang investor tentu lebih memerhatikan proyeksi keuangan, informasi teknis, competitive analysis, rencana pemasaran dan branding, serta tim manajerialmu. Usahakan kamu dapat menyampaikan ini secara dalam sehingga menarik perhatian investor.
8. Jaga percaya diri
Ingat, pitch deck adalah pembuka jalan untuk mengembangkan bisnis. Selayaknya presentasi pada umumnya, kamu haruslah tetap percaya diri dalam menyampaikannya.
Baiklah sekian saja informasi tentang pitch deck yang bisa saya cantumkan di halaman blog website ini, semoga informasi ini berguna untuk kalian semua.
Terima Kasih.
Komentar
Posting Komentar